Perencanaan model Hirarki.
Mengapa menggunakan jaringan hirarki?
Model jaringan hirarki dipilih untuk mendisain suatu
jaringan LAN karena mudah digunakan untuk mengolah dan memperluas suatu
jaringan sehingga dapat mempermudah pembentukan jaringan tersebut.
Bagaimana bentuk model jaringan
hirarki?
Desain jaringan hirarkis membagi jaringan menjadi beberapa
lapisan yang menyerupai bentuk pohon. Setiap lapisan menyediakan fungsi-fungsi
tertentu yang mendefinisikan perannya dalam jaringan secara keseluruhan.
Dengan memisahkan berbagai fungsi-fungsi yang ada di jaringan, maka jaringan
menjadi desain modular, yang memfasilitasi skalabilitas dan performa.
Keuntungan Jaringan
Hierarki :
- Scalability : jaringan hierarki dapat diperluas/dikembangkan secara lebih mudah
- Redundancy : menjamin ketersediaan jalur pada level core dan distribution
- Performance : performa switch pada layer core dan distribution leih handal (link aggregation)
- Security : port keamanan pada level access dan aturan pada level distribution membuat jaringan lebih aman
- Manageability : konsistensi antar switch pada tiap level membuat manajemen menjadi lebih mudah
- Maintainability : modularitas desain hirarki mengijinkan jaringan dibagi-bagi tanpa menambah kerumitan
Prinsip Desain
Jaringan Hierarki
- Network Diameter : jumlah switch dalam suatu jalur pengiriman antara dua titik device.
- Bandwidth Aggregation : bagaimana mengimplementasikan kombinasi beberapa jalur diantara dua switch ke dalam satu logical link.
- Redundant Links : digunakan untuk menjamin ketersediaan jaringan melalui beberapa jalur yang mungkin.
#Sekarang saya akan membahas tentang tingkatan Layer pada hirarki komputer terdapat 3 tingkatan layer
Konsep
Konsep arsitektur jaringan menggunakan Hierarchical
Internetworking Model. Model ini mempermudah membangun antar jaringan secara
handal, mudah di-upgrade serta lebih terjangkau karena tidak fokus pada
konstruksi paket tetapi fokus pada tiga fungsional area atau lapisan jaringan,
yaitu:
- Core layer (Lapisan Inti)
- Distribution layer (Lapisan Distribusi)
- Access layer (Lapisan Akses)
gambar 1.1 Model Herarki dengan Swicth.
gambar 1.2 Model
Herarki dengan Swicth dan Router
- Core Layer
core layer pada layer ini bertanggung jawab untuk mengirim
trafic secara tepat dan andal,tujuannya hanyalah men-switch traffic secepat
mungkin:
- Layer 3 Support
- Very high forwarding rate
- Gigabit Ethernet/10Gigabit Ethernet
- Redundant components
- Link Aggregation
- QoS
2. DISTRIBUTION LAYER
distribution layer bekerja untuk mengontrol arus lalu lintas
jaringan dengan pengawasan dan perencanaan broadcast domain yang dilakukan ole
fungsi routing antara virtual LANs (VLANs) ditetapkan pada access later. VLANs
memungkinkan untuk mengelompokkan lalulinta pada switch ke subnetwork yang
terpisah,fungsi utamanya adalah routing, filtering, akses, WAN, dan menentukan
akses core layer jika diperlukan
DISTRIBUTION Layer Features:
- Layer 3 Support
- High forwarding rate
- Gigabit Ethernet/10Gigabit Ethernet
- Redundant components
- Security policies/Access Control Lists
- Link Aggregation
- QoS
dan terakhir adalah
3. ACCESS LAYER
layer acces adalah untuk menyediakan sarana untuk menghubungkan
perangkat ke jaringan dan mengontrol perangkat yang diizinkan untuk
berkomunikasi pada jaringan. dan perangkat yang digunakan seperti PC printer
dan IP telephone
ACCESS Layer Features :
- Port keamanan
- VLANs
- Fast Ethernet/Gigabit Ethernet
- Power over Ethernet (PoE)
- Link aggregation
- Quality of Service (QoS)
Sekian sampai disinii saja.






0 komentar:
Posting Komentar